Ada Dua Tipe Orang Yang Kalau Dihadapkan Dalam Masalah Akan Bersikap Sangat Berbeda 

Banyak orang yang mengalami berbagai kesulitan. Mengalami berbagai masalah dalam hidupnya, tapi dia masih bisa bangkit, masih bisa senyum, bahkan masih bisa menawarkan bantuan pada orang lain, dan memberikan bantuan. Padahal dirinya sendiri membutuhkan pertolongan. Ada orang seperti ini. Tapi ada juga orang yang memiliki berbagai masalah, dan dia akan mengemis meminta bantuan dan rasa belas kasihan orang untuk membantunya, dan rasanya dia sangat menderita. Sehingga di beberapa momen, dia menggunakan masalah dan kesusahannya untuk bisa menjadikan pengecualian.

Ada Dua Tipe Orang Yang Kalau Dihadapkan Dalam Masalah Akan Bersikap Sangat Berbeda

Disini kita bisa belajar, ada orang yang kuat dan dewasa dalam menghadapi dan merespon masalah mereka. Tanpa ingin menyusahkan orang lain, tapi malah ingin membantu orang lain. Rasanya, ya ini masalah saya, cukup saya. Jangan sampai orang lain terbawa atau ikut dengan segala masalah ini. Ada orang bisa dengan bijak berpikir seperti itu, padahal dia sendiri sedang dalam masa-masa drop yang membutuhkan bantuan orang lain. Dan orang seperti ini adalah orang-orang kuat yang akan kalian rindukan nanti.

Dan ada juga orang yang mengeluh di setiap masalah yang dia alami, di setiap masalah yang dia hadapi. Sehingga rasanya, semua soal dia dia dan dia. Ya kita pun tidak bisa menyalahkannya. Mungkin dia belum bertemu dengan orang lain yang memiliki masalah yang sulit. Belum cukup dewasa, dan belum memiliki pengalaman hidup yang cukup untuk menjadikannya seseorang yang lebih dewasa dalam merespon masalah dalam menyelesaikan masalah. Dalam melihat suatu masalah. Sehingga yang dia lihat hanya dirinya dan masalah itu.

Tanpa ada pikiran, saya masih beruntung ini masih belum seberapa. Karena ada banyak orang di luar sana yang memiliki masalah jauh berlipat-lipat dari ini. Dia lupa mengucap syukur dan berterima kasih. Jarang intropeksi diri. Sehingga sudut pandangnya masih sempit. Dan masih cukup egois untuk itu. Yang perlu kita lakukan, ya beritahukan pelan-pelan, berikan pemahaman, bahwa ada loh yang lebih dari ini tapi masih bisa bertahan. Intinya belajar bersyukur dulu. Jangan mengeluh dulu.