Zlatan Ibrahimovic: Hanya Ada Ronaldo Palsu di Liga Italia Sekarang

Zlatan Ibrahimovic: Hanya Ada Ronaldo Palsu di Liga Italia Sekarang

Zlatan Ibrahimovic dengan terbuka menilai Cristiano Ronaldo saat ini merumput bersama Juventus di Liga Italia bukan yang asli, dan dia hanya Ronaldo palsu. Zlatan Ibrahimovic sekarang resmi berseragam AC Milan, ia kemungkinan dapat menjalani laga perdana kembali pada tim AC Milan di Stadion San Siro, Senin (6/1/2020).

Zlatan Ibrahimovic kembali memperkuat AC Milan setelah berpetualang bersama LA Galaxy pada Liga Amerika Serikat MLS  berakhir selama setahun ini. Zlatan Ibrahimovic dikontrak hanya 6 bulan di klub AC Milan.

Bekas pemain timnas Swedia tersebut pernah membela AC Milan dengan status pinjaman saat musim 2010-2011 lalu, dan berstatus permanen setahun kemudian di AC Milan. Menjelang pertandingan melawan Sampdoria nanti, Zlatan Ibrahimovic merespons pertanyaan media mengenai peluang dirinya menghadapi megabintang dunia Cristiano Ronaldo yang berseragam Juventus. Zlatan Ibrahimovic dengan lugas mengatakan pemain asal Portugal itu bukan Ronaldo asli.

“Diri saya akan menemui Ronaldo asli di Liga Italia, itu tidak akan terjadi pada saya. dan hanya ada satu Ronaldo asli asal Brasil” kata Zlatan Ibrahimovic. Sebelumnya juga sempat beredar spekulasi jika Zlatan Ibrahimovic memilih kembali ke Liga Italia untuk kembali bersinar seperti Cristiano Ronaldo.

Walaupun seperti itu, Zlatan Ibrahimovic membantah anggapan itu. Zlatan Ibrahimovic bahkan menilai Cristiano Ronaldo tidak ada kualitas jika dibandingkan Ronaldo Nazario Brasil yang pernah membawa Brasil 2 kali juara Piala Dunia tersebut.

Zlatan Ibrahimovic memang sering melontarkan komentar pedas untuk Cristiano Ronaldo yang pernah bersinar di Manchester United juga Real Madrid. Namun sebelumnya pada wawancara bersama BBC, Zlatan Ibrahimovic menilai pilihan Ronaldo bergabung dengan Juventus bukan tantangan yang besar menurutnya. Komentar Zlatan Ibrahimovic meragukan pernyataan Cristiano Ronaldo yang memilih Juventus untuk mencari tantangan besar pada karirnya.

“Namun kenapa dia tidak sekalian bergabung menuju klub Divisi 2 pada beberapa tahun lalu, Menjadi juara di klub Divisi 2 lalu mengantarkan mereka pada kompetisi papan atas. Untuk pindah menuju Juventus sama sekali bukan tantangan,” ujar Zlatan Ibrahimovic mantan pemain Manchester United tersebut.

Liverpool Bersama Jurgen Klopp Telah Mencatatkan Rekor Di Tahun 2019

The Reds Sukses mencatatkan rekor pada awal tahun 2020. Liverpool mebuat rekor pajang dan tak terkalahkan pada Liga Primer Inggris musim 2019/2020, setelah mengalahkan Sheffield United, Jumat (3/1/2020) di Anfield Stadium.

Liverpool Bersama Jurgen Klopp Telah Mencatatkan Rekor Di Tahun 2019
Liverpool Bersama Jurgen Klopp Telah Mencatatkan Rekor Di Tahun 2019

Dengan tambahan 3 poin membuat The Reds semakin meninggalkan para pesaingnya di Liga Ingris dan berada pada puncak klasemen dengan mengumpulkan 58 poin. Sementara pada posisi dua klasemen sementara Liga Inggris ada Leicester City dengan selisih 13 poin. Selain itu Manchester City yang musim lalu menjadi juara Liga Inggris masih ada di posisi urutan ketiga dengan mengoleksi 44 poin. Kemenangan laga pertandingan saat melawan Sheffield United membuat Liverpool mencatat 19 kali menang dan 1 kali imbang pada Liga Inggris musim 2019/2020.

Kemenangan yang didapatkan The Reds tersebut merupakan tambahan catatan panjang rekor tak terkalahkan Liverpool dalam satu tahun terkahir semenjak diasuh oleh Jurgen klopp. Liverpool belum pernah kalah dalam 37 pertandingannya dan hanya sekali kalah saat melawan Manchester City pada tanggal 3 Januari 2019 lalu. Tak hanya itu saja rekor yang sudah dicatatkan Liverpool bersama Jurgen Klopp selama tahun 2019.

The Reds sukses membuat catatan 103 kemenangan dari 163 pertandingan dan bersama Jurgen Klopp Liverpool berhasil mencatatkan rekor sejarah klub dengan lebih baik dibanding saat dilatih oleh pelatih lain sebelum Jurgen Klopp melatih Liverpool. Tidak hanya itu saja, The Reds juga sukses membuat 26 kemenangan dalam 27 pertandingan terakhirnya. Liverpool membuat dua gol atau lebih dalam setiap kemenangna yang diperolehnya.

The Reds sudah mengoleksi 58 poin dalam musim ini dan poin tersebut diperoleh dari 20 pertandingan yang sudah dilalui Liverpool. Poin tersebut menjadi sejarah klub pertama dalam sejarah Liga Inggris yang sukses mendapatkan 58 poin disaat Liga masih berjalan stengan musim.

Semenjak Jurgen Klopp melatih The Reds tahun 2015, penampilan Liverpool lebih menyakinkan pada Liga Inggris juga eropa. Klopp sukses membawa The Reds menuju final 2015/2016 dan pada tahun 2017/2018 Klopp sukses membawa Liverpool menuju final Liga Champions. Pada musim 2018/2019 Jurgen Klopp Sukses bersama Liverpool menjadi juara Liga Champions dan sekaligus menjadi satu satunya klub Liga Inggris yang dapat meraih juara Liga Champions, Piala Super Eropa juga Piala Dunia Antarklub pada tahun yang sama.

Digulung Atalanta 0-5 Merupakan Kekalahan Terburuk AC Milan Dalam 21 Tahun

Kekalahan AC Milan melawan Atalanta pada lanjutan Serie A 2019/2020 menjadi rekor tersendiri buat AC Milan. Skor 0-5 merupakan kekalahan yang terburuk buat Ac Milan dalam 21 tahun.

Digulung Atalanta 0-5 Merupakan Kekalahan Terburuk AC Milan Dalam 21 Tahun
Digulung Atalanta 0-5 Merupakan Kekalahan Terburuk AC Milan Dalam 21 Tahun

Tuan rumah Atalanta menggulung Milan 5 – 0. Gol dibuat oleh Mario Pasalic, Alejandro Gomez, Luis Muriel dan Josip Ilicic mencetak 2 gol.

Atalanta mulai awal laga tidak memberi kesempatan AC Milan untuk mengembangkan permainan.

Pada menit ke 10 Alejandro Gomez walaupun dijaga dua bek AC Milan masih dapat melepaskan tendangan keras tanpa dapat dijangkau oleh Gianluigi Donnaruma.

Memasuki babak kedua, I Rossoneri seperti tanpa arah. Atalanta dapat menambahkan empat gol lagi dan menyelesaikan perlawanan AC Milan dengan skor akhir 5-0.

Ini adalah kekalahan keempat pada sejarah AC Milan untuk selisih lima gol. I Rossonerri mendapat kekalahan pada batas lima gol terakhir kali di bulan Mei 1998 silam ketika melawan AS Roma.

Ketika itu I Rossoneri kalah dengan skor 0-5 di ajang Serie A. Mereka kalah berkat gol dari Luigi Di Biagio (2), Vincent Candela, Marco Delvecchio dan Paulo Sergio.

Milan Babak Belur di Markas Atalanta

I Rossoneri tidak berdaya di markas Atalanta. AC Milan dibantai tim tuan rumah bersama skor 0-5.

Atalanta memang pantas mengalahkannya. Atalanta mampu menguasai pertandingan pada penguasaan bola berjumlah 59,2% berbanding 40,8% AC Milan.

Pada jumlah peluang Atalanta unggul jauh. Atalanta berhasil membuat 11 tembakan mengarah gawang dari 19 peluang tembakan.

Dan AC Milan hanya dapat melepaskan satu tembakan mengarah ke gawang untuk delapan peluang.

Atalanta tak butuh waktu lama membuka kemenangan, Mereka berhasil menjebol gawang Milan melalui gol Alejandro Dario Gomez saat pertandingan baru sepuluh menit.

I Rossoneri mencoba bangkit. tapi upayanya gagal mendapat hasil. Sampai babak pertama selesai, Atalanta dan Milan tidak lagi mencetak gol.

Memasuki babak selanjutnya, Atalanta menaikkan tempo permainannya, dan akhirnya berhasil menambah keunggulan di menit ke-61 melalui gol Mario Pasalic.

Mendapatkan umpan melalui Robin Gosens, Pasalic berhasil membuat penyelesaian akhir sempurna.

Atalanta semakin menjadi-jadi, dua menit berselang, Atalanta kembali membuat gol melalui Josip Ilicic memanfaatkan umpan Pasalic.

Ilicic terlihat menjadi ancaman untuk AC Milan. Terbukti, Ilicic kembali menjebol gawang I Rossoneri di menit ke-72.

Saatnya giliran Luis Muriel yang menjebol gawang Milan di menit ke-83.

Sampai pertandinga selesai, tidak ada gol lagi. Atalanta memastikan kemenangan melawan I Rossoneri dengan skor 5-0.

Dengan hasil tersebut, Atalanta naik pada posisi kelima klasemen sementara mengoleksi 31 poin.

Dan AC Milan berada di posisi 11 klasemen sementara dengan 21 poin. I Rossoneri semakin jauh dari lima besar.

Ini Isyarat Cristiano Ronaldo Dapat Kembali ke Manchester United

Sudah lama Manchester United mengharapkan mantan pemain terbaik mereka, Cristiano Ronaldo akan kembali ke Manchester United klub melambungkan namanya sampai menjadi salah satu pemain bola terbaik sepanjang sejarah.Sejak masih di Real Madrid, wacana mendatangkan kembali Ronaldo sudah didengungkan.

Ini Isyarat Cristiano Ronaldo Dapat Kembali ke Manchester United
Ini Isyarat Cristiano Ronaldo Dapat Kembali ke Manchester United

Kesempatan emas MU dapat bisa merekrut kapten Portugal tersebut pernah terjadi saat Ronaldo memutuskan berpisah dari Madrid. Namun pada tengah jalan CR7 justru memilih singgah di kota Turin dengan Juventus. Kini kesempatan MU dapat memboyong Ronaldo kembali terbuka oleh satu syarat. Syaratnya yaitu Juventus kembali gagal menjuarai Liga Champions musim ini. Alasan utama Ronaldo mau bergabung bersama Juventus  dikarenakan Liga Champions.

Apabila musim ini Juve gagal menjuarai Liga Champions, tak ada alasan lagi untuk Ronaldo bertahan di Juve. Teori tersebut diungkapkan salah seorang analis sepak bola Spanyol, Eduardo Inda yakin kalau musim ini tidak berjalan sesuai dengan harapan sang mega bintang. Terlebih lagi sejak kedatangan pelatih anyar, Maurizio Sarri, Ronaldo lebih banyak ditarik keluar juga lebih banyak duduk pada bangku cadangan. Situasi ini jelas berbanding terbalik saat CR7 masih di MU juga Madrid merupakan anak emas klub.

Sebab alasan itulah Inda yakin kalau Ronaldo mempertimbangkan kemungkinan kembali ke MU. Lanjut Inda menjelaskan jika alasan utama Ronaldo bergabung Juve ingin membantu pengoleksi gelar Serie A terbanyak Italia, Agar menjuarai Liga Champions dan sudah lama mereka tak dapatkan thropy itu. Musim lalu Ronaldo gagal mewujudkan mimpi itu, jika musim ini kembali gagal bisa saja Ronaldo memilih berganti klub.

Cristiano Ronaldo bisa pergi dari Juventus akhir musim ini apabila mereka gagal menjuarai Liga Champions. Dia pergi ke Turin agar mencoba meraih gelar Liga Champions untuk tiga klub berbeda, namun segalanya jadi lebih rumit, ucap Inda. MU memang mempunyau niat membawa pulang Ronaldo jika ada celah melakukan hal tersebut. Niat itu dapat terjadi pada situasi tak mengenakan saat ini yang dialami Ronaldo di Juventus.

Gaya bermain Ronaldo dianggap sarri tidak cocok untuk strateginya, karena sekarang Ronaldo jarang mendapat suplai bola membuatnya sulit mencetak gol. Belum lama Ronaldo menunjukkan sikap tak senang saat harus diganti oleh Sarri. Ronaldo tidak menyangkal jika dirinya tidak senang harus diganti, tetapi CR7 membantah semua tuduhan negatif mengarah padanya. Semua orang tahu saya tidak senang ditarik keluar, tetapi tidak ada masalah pada saya setelah diganti. Saya berjuang membantu Juventus bermain bahkan saat cedera.