Liverpool Bersama Jurgen Klopp Telah Mencatatkan Rekor Di Tahun 2019

The Reds Sukses mencatatkan rekor pada awal tahun 2020. Liverpool mebuat rekor pajang dan tak terkalahkan pada Liga Primer Inggris musim 2019/2020, setelah mengalahkan Sheffield United, Jumat (3/1/2020) di Anfield Stadium.

Liverpool Bersama Jurgen Klopp Telah Mencatatkan Rekor Di Tahun 2019
Liverpool Bersama Jurgen Klopp Telah Mencatatkan Rekor Di Tahun 2019

Dengan tambahan 3 poin membuat The Reds semakin meninggalkan para pesaingnya di Liga Ingris dan berada pada puncak klasemen dengan mengumpulkan 58 poin. Sementara pada posisi dua klasemen sementara Liga Inggris ada Leicester City dengan selisih 13 poin. Selain itu Manchester City yang musim lalu menjadi juara Liga Inggris masih ada di posisi urutan ketiga dengan mengoleksi 44 poin. Kemenangan laga pertandingan saat melawan Sheffield United membuat Liverpool mencatat 19 kali menang dan 1 kali imbang pada Liga Inggris musim 2019/2020.

Kemenangan yang didapatkan The Reds tersebut merupakan tambahan catatan panjang rekor tak terkalahkan Liverpool dalam satu tahun terkahir semenjak diasuh oleh Jurgen klopp. Liverpool belum pernah kalah dalam 37 pertandingannya dan hanya sekali kalah saat melawan Manchester City pada tanggal 3 Januari 2019 lalu. Tak hanya itu saja rekor yang sudah dicatatkan Liverpool bersama Jurgen Klopp selama tahun 2019.

The Reds sukses membuat catatan 103 kemenangan dari 163 pertandingan dan bersama Jurgen Klopp Liverpool berhasil mencatatkan rekor sejarah klub dengan lebih baik dibanding saat dilatih oleh pelatih lain sebelum Jurgen Klopp melatih Liverpool. Tidak hanya itu saja, The Reds juga sukses membuat 26 kemenangan dalam 27 pertandingan terakhirnya. Liverpool membuat dua gol atau lebih dalam setiap kemenangna yang diperolehnya.

The Reds sudah mengoleksi 58 poin dalam musim ini dan poin tersebut diperoleh dari 20 pertandingan yang sudah dilalui Liverpool. Poin tersebut menjadi sejarah klub pertama dalam sejarah Liga Inggris yang sukses mendapatkan 58 poin disaat Liga masih berjalan stengan musim.

Semenjak Jurgen Klopp melatih The Reds tahun 2015, penampilan Liverpool lebih menyakinkan pada Liga Inggris juga eropa. Klopp sukses membawa The Reds menuju final 2015/2016 dan pada tahun 2017/2018 Klopp sukses membawa Liverpool menuju final Liga Champions. Pada musim 2018/2019 Jurgen Klopp Sukses bersama Liverpool menjadi juara Liga Champions dan sekaligus menjadi satu satunya klub Liga Inggris yang dapat meraih juara Liga Champions, Piala Super Eropa juga Piala Dunia Antarklub pada tahun yang sama.

Digulung Atalanta 0-5 Merupakan Kekalahan Terburuk AC Milan Dalam 21 Tahun

Kekalahan AC Milan melawan Atalanta pada lanjutan Serie A 2019/2020 menjadi rekor tersendiri buat AC Milan. Skor 0-5 merupakan kekalahan yang terburuk buat Ac Milan dalam 21 tahun.

Digulung Atalanta 0-5 Merupakan Kekalahan Terburuk AC Milan Dalam 21 Tahun
Digulung Atalanta 0-5 Merupakan Kekalahan Terburuk AC Milan Dalam 21 Tahun

Tuan rumah Atalanta menggulung Milan 5 – 0. Gol dibuat oleh Mario Pasalic, Alejandro Gomez, Luis Muriel dan Josip Ilicic mencetak 2 gol.

Atalanta mulai awal laga tidak memberi kesempatan AC Milan untuk mengembangkan permainan.

Pada menit ke 10 Alejandro Gomez walaupun dijaga dua bek AC Milan masih dapat melepaskan tendangan keras tanpa dapat dijangkau oleh Gianluigi Donnaruma.

Memasuki babak kedua, I Rossoneri seperti tanpa arah. Atalanta dapat menambahkan empat gol lagi dan menyelesaikan perlawanan AC Milan dengan skor akhir 5-0.

Ini adalah kekalahan keempat pada sejarah AC Milan untuk selisih lima gol. I Rossonerri mendapat kekalahan pada batas lima gol terakhir kali di bulan Mei 1998 silam ketika melawan AS Roma.

Ketika itu I Rossoneri kalah dengan skor 0-5 di ajang Serie A. Mereka kalah berkat gol dari Luigi Di Biagio (2), Vincent Candela, Marco Delvecchio dan Paulo Sergio.

Milan Babak Belur di Markas Atalanta

I Rossoneri tidak berdaya di markas Atalanta. AC Milan dibantai tim tuan rumah bersama skor 0-5.

Atalanta memang pantas mengalahkannya. Atalanta mampu menguasai pertandingan pada penguasaan bola berjumlah 59,2% berbanding 40,8% AC Milan.

Pada jumlah peluang Atalanta unggul jauh. Atalanta berhasil membuat 11 tembakan mengarah gawang dari 19 peluang tembakan.

Dan AC Milan hanya dapat melepaskan satu tembakan mengarah ke gawang untuk delapan peluang.

Atalanta tak butuh waktu lama membuka kemenangan, Mereka berhasil menjebol gawang Milan melalui gol Alejandro Dario Gomez saat pertandingan baru sepuluh menit.

I Rossoneri mencoba bangkit. tapi upayanya gagal mendapat hasil. Sampai babak pertama selesai, Atalanta dan Milan tidak lagi mencetak gol.

Memasuki babak selanjutnya, Atalanta menaikkan tempo permainannya, dan akhirnya berhasil menambah keunggulan di menit ke-61 melalui gol Mario Pasalic.

Mendapatkan umpan melalui Robin Gosens, Pasalic berhasil membuat penyelesaian akhir sempurna.

Atalanta semakin menjadi-jadi, dua menit berselang, Atalanta kembali membuat gol melalui Josip Ilicic memanfaatkan umpan Pasalic.

Ilicic terlihat menjadi ancaman untuk AC Milan. Terbukti, Ilicic kembali menjebol gawang I Rossoneri di menit ke-72.

Saatnya giliran Luis Muriel yang menjebol gawang Milan di menit ke-83.

Sampai pertandinga selesai, tidak ada gol lagi. Atalanta memastikan kemenangan melawan I Rossoneri dengan skor 5-0.

Dengan hasil tersebut, Atalanta naik pada posisi kelima klasemen sementara mengoleksi 31 poin.

Dan AC Milan berada di posisi 11 klasemen sementara dengan 21 poin. I Rossoneri semakin jauh dari lima besar.