Kadang Orang Di Daring Jauh Berbeda Dengan Saat Bertemu Langsung

Karena sekarang untuk bisa masuk pada media sosial sudah semakin mudah. Semua orang sekarang sudah semakin mengikuti perkembangan zaman. Sehingga bisa dikatakan hampir semua orang memiliki akun media sosial. Memiliki minimal itu facebook, instagram atau twitter. Dan dari situ kita bisa melihat tidak hanya soal teman-teman kita, kerabat kita, tapi post dari beberapa orang di luar sana. Karena media sosial berhubungan dengan internet dan terhubung dengan seluruh dunia.

Kadang Orang Di Daring Jauh Berbeda Dengan Saat Bertemu Langsung

Dan banyak sekali orang yang bisa melihat post beberapa artis atau selebgram, bahkan orang dari luar negri. Dan sekarang tidak sulit untuk berkomunikasi dengan mereka. Untuk berkomunikasi satu dengan lainnya. Dengan media sosial semua semakin dimudahkan dan orang-orang menikmati itu. Orang-orang sangat terbantu akan itu. Sehingga memperdekat orang yang jauh. Dan semua orang bisa saling berhubung entah dari chat, telpon atau pun video call. Jadi orang sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak saling tegur sapa.

Tapi malah menjadi sesuatu yang lucu. Kadang jika kita berhubungan dengan orang dengan media sosial. Belum pernah ketemu, dan hanya berkomunikasi lewat internet, lewat daring. Dan saat berkomunikasi lewat daring rasanya sangat dekat, cerewet, ramah, dan asik aja. Seperti ada terus topik untuk dibicarakan. Tapi setelah ketemu langsung orangnya pendiam, malu-malu, bahkan sangat berbeda dengan di daring. Dan ada juga yang sebaliknya. Di daring orangnya sangat pendiam, pasif, dan low respon. Tapi saat ketemu orangnya cerewet dan antusias. Memang aneh, tapi itulah yang banyak terjadi. Karena banyak orang lebih berani dan lebih ekspresif lewat chat atau telepon.

Karena tidak perlu salting melihat wajah lawan bicara. Sehingga dia merasa bebas dalam berekspresi. Tapi ada beberapa orang juga lebih ekspresif saat bertemu langsung. Lebih cerewet dan antusias. Karena dia malas saat harus mengechat lama-lama, telponan lama-lama. Karena membosankan, atau dia rasanya lebih baik melakukan hal lain. Sehingga saat komunikasi lewat chat low respon. Tapi setiap orang memang berbeda. Jadi kita harus memakhlumi itu, harus bisa menerima itu. Dan mungkin kita juga seperti itu.